HargaGula Masih Tinggi di Cilegon, Mendag Kecewa Lagi Foto: Muhammad Idris. Seperti bawang putih yang sudah dijual Rp 30.000/kg, bawang merah Rp 30.000/kg, minyak goreng kemasan Rp 13.000/liter, minyak goreng curah Rp 10.000/liter, telur ayam ras Rp 20.000/kg, dan daging sapi Rp /kg.
Ratarata Harga Beberapa Bahan Pokok di Kota Serang (Rupiah), 2019-2020 « back xlsx. Data series subyek Harga Eceran juga dapat diakses melalui Fitur Tabel Dinamis. Data Series : Bawang Merah: 39 118,20: 45 309,06: Cabe Merah-TW: 80 890,21: 54 194,04: Semen-Tiga Roda: 55 005,21-Emas Perhiasan:
CILEGON POSKOTA.CO.ID – Harga bahan kebutuhan dapur di sejumlah pasar tradisional di Kota Cilegon terpantau mengalami kenaikan. Bahan pokok dapur yang mengalami kenaikan seperti cabai rawit, bawang merah, cabai merah keriting, dan bawang putih. Kenaikan harga merupakan imbas tingginya curah hujan yang menyebabkan produksi cabai kian
Fast Money. FilterMakanan & MinumanSayurMakanan KeringBumbu & Bahan MasakanKesehatanObat - ObatanDapurAksesoris DapurMasukkan Kata KunciTekan enter untuk tambah kata produk untuk "bawang merah besar" 1 - 60 dari Merah Super Besar 500gr BaratSahabat Horeca 2AdBawang Merah Brebes 1 TimurJuragan 8AdBawang Merah Sedang Besar 500gr - 15 rbBekasiSahabat 11AdBawang Merah Sedang Besar 100gr - BaratSahabat Horeca 2AdBombay Merah India/Bawang merah India Besar Import 500 PusatLucky Fresh 26TerlarisBawang Merah Besar per 1000 gram 1Kg 2 rb+Bawang Merah Besar 500 gr 1 rb+TerlarisBawang Merah Besar 500 SelatanJangkau Sayur 10 rb+TerlarisBawang Merah Besar 250 gr 500+BAWANG MERAH BESAR per BaratHidayat 250+
Seorang pedagang menunjukan bawang yang dijualnya di PasarBlok F, Kota Cilegon, Belum lama ini. Foto Elfrida Ully/ SSC – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Blok F atau yang disebut Pasar Kelapa, Kota Cilegon terus mengalami peningkatan sejak beberapa minggu lalu. Kenaikan tersebut diperkirkaan karena pengaruh penerapan PSBB di satu pedagang Blok F, Dadang Suparman mengatakan, kenaikan cabai dan bawang merah yang ditawarkan telah menyentuh harga Rp hingga Rp per kilogram dari harga normal sebelumnya yakni Rp per kilogram. “Sudah seminggu lalu kenaikanya. Kenaikanya hanya bawang merah dan cabai. Bisa dibilang naiknya Rp per kg. Faktor naiknya sih karena PSBB di setiap daerah sehingga pengiriman barang menjadi terhambat,” kata Dadang kepada ditemui di Lapak Pasar Blok F, Kota Cilegon, Jumat 15/10/2020.Meski bawang merah dan cabai mengalami kenaikan, namun untuk kebutuhan sembako lainnya tetap stabil tidak terjadi kenaikan. Sepeti, tomat Rp per kg, bawang putih Rp per kg, wartel super Rp yang lain standar aja gak ada kenaikan. Hanya bawang merah dan cabai. Untuk barang-barang sendiri kami beli dari distributor Bandung, Tanah Tinggi. Karena kualitasnya bagus-bagus,” kata Dadang, kondisi ini cukup membuat pendapatannya merosot cukup dratis.“Berkurang lah dari biasanya. Yang biasanya pembeli bisa beli per kilo untuk bawang merah dan cabai, dengan kondisi kenaikan ini cuman beli 1/4 kg. Tentu dengan kondisi ini gak dapat untung apa-apa. Kondisinya miris banget,” ujar Dadang. Ully/Red
Mandiri FM, CILEGON – Sejumlah komoditas pangan usai lebaran mengalami kelonjakan diantaranya bawang merah di Pasar Kranggot yakni sebesar Rp 44 ribu hingga Rp 45 ribu per-kilonya. Kepala Sub Bagian Tata Usaha pada UPTD Pasar Kranggot Siti Rogayah mengatakan, harga bawang merah melonjak naik usai idul fitri. Dimana harga sebelumnya Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu per-kilonya. “Hasilnya dari komoditas bawang merah memang pasca lebaran terjadi kenaikan itu Rp 50 ribu perkilo h-1, h+2 Rp 48 ribu, hari ini Rp 44 ribu perkilo,” kata Siti, Kamis 4 Mei 2023. Diungkapkannya, penyebab naiknya harga bawang merah, lantaran kenaikan permintaan di momen hari raya lebaran, namun pendistribusian bawang merah terbatas, sehingga pasokannya berkurang. “Setelah saya tanyakan ke beberapa pedagang karena pasokannya hanya dari Tanah Tinggi, Tangerang. Biasanya dari Berebes, Bandung masuk, karena keterkaitan pendistribusian pasca arus balik jadi penyebabnya,” ungkapnya. Senada dengan Siti, salah satu pedagang Ismat 40 mengaku, kenaikan harga bawang merah ini dipicu sulitnya stok barang. Sejak lebaran, harga bawang merah terus merangkak naik. “Dari agennya udah naik sih, saya jual Rp 45 ribu perkilo. Sebenarnya dari bulan puasa udah naik, cuma paling naik ya ini dari sebelum lebaran sampai hari ini,” ucapnya. Lanjut, ia menyampaikan, dengan adanya kenaikan harga ini, menyebabkan berkurangnya pembeli. Untuk itu, ia berharap harga bawang merah kembali normal. “Emang setelah lebaran pasti harga para naik sih neng, paling dua minggu setelah lebaran berjalan normal. Mudah-mudahan secepatnya” tuturnya. Sementara itu, salah satu pembeli Ningrum 35 mengatakan, saat ini harga bawang merah dinilai lebih mahal. Sehingga, ia mengurangi pemakaian bawang merah pada masakannya. “Mahal banget, makanya saya belinya sedikit aja atau saya ganti pakai bawang putih, bawang india,” ujarnya.[Arin/mta]
harga bawang merah di cilegon